Cara agar dapat menggunakan bash linux pada Windows 10

Selamat malam gan, bagaimana kabarnya? Sehat kan? Say sih berharap agan-agan para pembaca semuanya sehat Sentosa. Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya bisa dan berkesempatan berbagi kepada agan-agan. Pada post kali ini saya akan membahas tentang cara agar dapat menggunakan bash linux pada Windows 10? Lho emang bisa? Ya bisa lah gan.

 

Sudah tidak asing lagi bahwa Windows 10 sekarang sudah support bash linux. Apa maksudnya? Artinya kita bisa menggunakan perintah linux pada Windows 10, jadi serasa memakai dual OS padahal Cuma pake Windows 10 doang, keren kan? Itulah salah satu daya Tarik Windows 10. Kalau masih bingung tentang bash linux silahkan baca Apa itu bash linux?. Tapi tidak semua versi Windows 10 bisa menggunakan fitur ini, syaratnya harus Windows 10 Annyversary Update yang build 1607 gan, dan harus yang 64 bit. Dan juga ketika Windows 10 di install fitur ini tidak langsung aktif gan, kita harus mengaktifkannya terlebih dahulu. Maka dari itu saya akan membagikan bagaimana cara mengaktifkannya dengan asumsi bahwa kedua syarat tersebut sudah terpenuhi. Perlu diketahui juga bahwa fitur yang ditambahkan adalah fitur yang dimiliki oleh Ubuntu 14.04 LTS. Mungkin cukup untuk pembukanya, kita langsung beraksi. Hehe

 

Cara agar dapat menggunakan bash linux di Windows 10:

Langkah 1

Pastikan Laptop/PC agan terkoneksi dengan internet, ini wajib lho gan.

langkah 2

Selanjutnya masuk ke Pengaturan Windows, Caranya klik start lalu cari Setting pada menu start

Baca juga  Cara Menghapus dan Mengubah Product Key Ms. Office 2016
langkah 3

Setelah masuk ke Pengaturan Windows Pilih Update & Security, Lho kita akan ngupdate? Iya gan kita akan membutuhkan tambahan pacakage nantinya makanya butuh koneksi internet.

langkah 4

Nah setelah masuk ke bagian pengaturan Update & Security pilih For Developer (angka 1 pada pada gambar) kemudian klik yang Developer Mode (angka 2 pada gambar).

langkah 5

Akan muncul kotak dialog dengan pertanyaan ‘Turn on developer mode?’ klik yes.

langkah 6

Pada bagian ini akan sedikit lama Karena dia mencari package developer mode dulu.

langkah 7

Kalau prosesnya sudah selesai sekarang masuk ke Windows feature, caranya cari di setting ‘Windows feature’ atau anda juga langsung mencarinya di start menu dengan keyword yang sama.

langkah 8

Kalau kotak dialog Windows feature sudah muncul cari dan klik pada checkbox Windos Subsystem for linux (beta) seperti pada gambar.

langkah 9

Setelah prosesnya selesai maka akan dibutuhkan restart, silahkan pilih restart now. Pada saat restart maka akan terjadi proses update layaknya melakukan update Windows.

langkah 10

Kalau laptop/PC sudah nyala kembali silahkan masuk ke Command Prompt (CMD), anda bisa ketik pada start menu dengan keyword cmd atau pake cara lainnya.

langkah 11

Pada jendela CMD ketik bash seperti pada gambar lalu tekan enter.

langkah 12

Maka akan muncul pertanyaan konfirmasi, apakah kita akan install bash Ubuntu pada Windows? Ketik y lalu tekan enter.

langkah 13

Nah pada proses ini akan sedikit lebih lama Karena akan mendownload package Ubuntu. Jadi butuh waktu sekitar 5-10 menit tergantung kecepatan internet agan.

langkah 14

Kalau package nya sudah didownload semua maka akan di extract lagi file systemnya, ini juga lama gan jadi harus nunggu lagi. Sabar yaaa.

langkah 15

Nah, kalo proses download dan extract sudah selesai maka akan muncul perintah untuk memasukkan username dan password UNIX layaknya saat kita install linux. Jadi silahkan masukkan username dan password UNIX yang agan inginkan. Catatan disini bahwa password UNIX yang diketikkan tidak akan tampil pada jendela CMD jadi jangan heran dan tetap ngetik passwordnya.

langkah 16

Setelah agan masukkan username dan password UNIX tadi, maka anda telah berhasil mengaktifkan fitur bash linux pada Windows 10, sekarang anda bisa menggunakan perintah linux kapan saja dengan mengetikkan bash pada CMD Windows 10 agan.

Baca juga  Cara mengaktifkan Suara Startup Windows 10
Nah itu dia gan, cara agar dapat menggunakan bash linux pada Windows 10. Saya berharap semoga tutorial ini bermanfaat bagi agan-agan semua dan dapat digunakan sebaik-baiknya. Dengan demikian mungkin sekian pembahasan kali ini, kalua ada yang kurang jelas silahkan tanyakan pada kolom komentar. Thanks gan
4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »